Postingan

Tugas Terstruktur 15

  Simulasi Negosiasi Ekosistem Industri (Role-Play Video) A. SKENARIO YANG DIPILIH Kasus A: Pembangunan Jaringan Pipa Uap Panas (Waste Heat) Uap panas dari Pembangkit Listrik Swasta akan dialirkan ke Kawasan Industri untuk dimanfaatkan kembali. Jalur pipa harus melewati pemukiman warga, sehingga menimbulkan konflik kepentingan.   BAGIAN 1 — SKENARIO VIDEO (5–7 MENIT) STRUKTUR VIDEO & DIALOG RINGKAS 1. OPENING (±1 Menit) Narator / Moderator: “Video ini mensimulasikan negosiasi antara industri, pemerintah, komunitas lokal, dan akademisi terkait rencana pembangunan pipa uap panas dari pembangkit listrik menuju kawasan industri. Proyek ini bertujuan menerapkan prinsip industrial symbiosis , namun menimbulkan kekhawatiran bagi warga sekitar.”   2. PROSES NEGOSIASI (±4 Menit) PERAN 1 — INDUSTRI BESAR Fokus: Efisiensi & biaya Dialog inti: “Pemanfaatan waste heat ini akan meningkatkan efisiensi energi hingga 20% dan menurunkan emisi karbon. S...

Tugas Mandiri 15

Mind Map Karier Insinyur Beretika (Ethical Career Roadmap) PUSAT MIND MAP Saya (10 Tahun ke Depan): Manajer Produksi Beretika & Berkelanjutan   1.    CABANG 1 — NILAI ETIS YANG SAYA PEGANG (Personal & kontekstual, bukan definisi buku) Tanggung Jawab atas Dampak Nyata → Saya bertanggung jawab bukan hanya pada target produksi, tetapi juga pada limbah yang keluar dari pabrik. Kejujuran Teknis & Data → Tidak memanipulasi data emisi, LCA, atau laporan lingkungan meskipun ada tekanan manajemen. Keadilan Lingkungan bagi Masyarakat Sekitar → Pabrik tidak boleh membuat warga sekitar menanggung biaya lingkungan. Prinsip Kehati-hatian (Precautionary Principle) → Jika dampak lingkungan belum jelas, saya memilih opsi paling aman.   Kenapa ini orisinal? Karena nilai ditulis dalam bentuk sikap pribadi , bukan definisi normatif.   2.    CABANG 2 — INDUSTRI YANG SAYA PILIH Industri Pe...

Tugas Terstruktur 14

  Pemetaan Jaringan Simbiosis Industri (Eco-Industrial Network Map)I. Deskripsi Aktor Industri Kawasan Industri Ekologis (Eco-Industrial Park) ini dirancang sebagai kawasan fiktif yang terdiri dari lima entitas industri yang saling terhubung melalui pertukaran material, energi, dan air. Tujuan utama kawasan ini adalah meminimalkan limbah, meningkatkan efisiensi sumber daya, serta menciptakan manfaat kolektif bagi seluruh pelaku industri. 1. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Input utama: bahan bakar dan air boiler. Output: energi listrik. Limbah/sisa proses: uap panas sisa, panas buang, abu terbang, dan air pendingin bekas. 2. Pabrik Kertas Input utama: pulp, air proses, dan energi panas. Output: kertas. Limbah/sisa proses: air limbah berserat, sludge kertas, dan panas buang. 3. Pabrik Pupuk Input utama: bahan organik dan mineral. Output: pupuk organik dan anorganik. Limbah/sisa proses: sisa padatan dan gas buang. 4. Industri Pengolahan Makanan Input utama: ba...

Tugas Mandiri 14

  Identifikasi Potensi Simbiosis di Lingkungan Sekitar 1. Latar Belakang / Tujuan Kegiatan Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran bahwa limbah tidak selalu menjadi sesuatu yang harus dibuang , melainkan dapat dipandang sebagai sumber daya yang masih memiliki nilai guna. Melalui pendekatan ekologi industri , mahasiswa diajak memahami bagaimana sistem produksi dan konsumsi dapat saling terhubung dalam bentuk simbiosis , di mana satu pihak memanfaatkan sisa hasil dari pihak lain. Pada skala kecil, seperti kampus atau komunitas sekitar, konsep ini dapat diterapkan secara sederhana namun berdampak nyata bagi lingkungan dan ekonomi.   2. Lokasi Pengamatan Lokasi: Kantin Kampus Kantin kampus dipilih karena merupakan pusat aktivitas konsumsi harian mahasiswa dan staf. Setiap hari, berbagai tenant menghasilkan limbah dalam jumlah cukup besar dan bersifat rutin. Namun, pada umumnya limbah tersebut belum dipilah dan langsung dibuang ke tempat sampah umum , seh...

Tugas Struktur 13

Gambar
  LAPORAN ANALISIS KONSUMSI ENERGI DAN JEJAK KARBON (Studi Kasus Proses Produksi)   A. Profil Unit Usaha & Diagram Alir Proses Produksi 1. Profil Unit Usaha Nama Unit Usaha: Industri Tahu “Sari Kedelai” Jenis Usaha: Industri pangan skala kecil Produk: Tahu putih Sistem Produksi: Produksi harian berbasis pesanan dan distribusi lokal   2. Diagram Alir Proses Produksi Bahan baku kedelai → Perendaman → Penggilingan → Perebusan → Penyaringan → Penggumpalan → Pencetakan → Tahu siap jual Titik Masuk Energi: Mesin penggiling kedelai → Energi listrik (Direct Energy) Kompor perebusan → Energi LPG (Direct Energy) Lampu & kipas ruang produksi → Energi listrik (Indirect Energy)   B. Identifikasi Sumber dan Intensitas Energi 1. Sumber Energi yang Digunakan No Sumber Energi Jenis 1 Listrik PLN Direct & Indirect Energy 2 LPG 3 kg Dire...